Waspadai Ilmu Pakar Palsu

13 10 2011

Aku terkejut mengklik salah satu situs di internet, yang secara umum diuntukkan para kawula pencinta fotografi, namun ter-link ke situs artikel berupa pendidikan seks yang ditulis seorang yang disebut sex educator (pakar pendidikan seks). Sangat rapuh dan sangat menyesatkan isi artikel tersebut, menunjukkan betapa tak berpendidikannya seorang pakar pendidikan seks. Isi artikel tersebut berkenaan dengan apa yang harus dilakukan untuk kencan pertama, dan isinya kurang lebih: jangan tidak pakai kondom, jangan bertingkah malu-malu keesokan harinya, jangan menunggu telponnya (sesudah melakukan hubungan yang begitu seriusss?????), jangan frustasi kalau si dia tak menghubungi kembali????
What an article!
KUsampaikan pada kalian adik-adikku, teman-temanku, waspadailah pakar palsu. Apapun bidang ilmu yang dipalsukannya.





Sebuah Hadits Renungan

28 08 2010

Ibn Mas’ud r.a berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, ‘Ya Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?’ Beliau menjawab, ‘shalat tepat waktu.’ ‘Kemudian amalan apalagi?’ Beliau menjawab ‘berbakti kepada kedua orangtua’ ‘kemuadian apalagi?’ Rasulullah menjawab, ‘Berjihad di jalanAllah”

Imam Qurthubi menjelaskan hadis ini sebagai berikut.

Jika shalat fardhu yang mengerjakannya hanya memakan waktu beberapa menit saja seseorang lalai, apalagi meninggalkannya, maka apalagi terhadap amanah pekerjaan yang lain. Tentunya ia lebih lalai.

Jika kepada kedua orangtua yang jasanya begitu besar seseorang tidak hormat, maka pastinya kepada orang lain ia lebih tidak hormat.

Dan jika berhadapan dan berperang dengan musuh Allah di medan perang saja ia tidak mau, maka jangan mengharapkannya mampu memberantas kemaksiatan di sekitarnya. (dari Kitab Riyadush Shalihin)





UAN for My Sister

17 01 2009

twist-lampPagi ini aku pergi ke sebuah SMPN Kota Jambi untuk menggantikan ibuku menghadiri pertemuan wali murid. Judul pertemuan ini adalah Sosialisasi UAN 2009. Ya, karena adikku adalah seorang   siswa kelas 3, kami semua harus bekerjasama mempersiapkan mentalnya.

Ujiaan akhir nasional, seperti biasa, didominasi empat mata pelajaran angker seperti Bhs. Indonesia, Bhs. Inggris, Matematika dan IPA. Standar nilai rata-rata 5,5 adalah patokan kali ini.  Ujian akkhir itu dikabarkan dimulai 29 April nanti.

Dalam pertemuan tersebut, dikemukakanlah berbagai masalah klasik menjelang UAN. Semisal para guru yang tergopoh-gopoh mendisiplinkan murid agar dengan tertib mengikuti program les di sekolah. Beberapa orangtua mengeluhkan kekhawatiran mereka tentang kelulusan anaknya nanti ke sekolah di jenjang Sekolah Menengah. Ada juga seorang bapak yang mengusulkan agar para guru ikut serta dalam mengajarkan pendidikan moral kepada anak-anak.

Well, pertemuan ini adalah sosialisasi tentang UaN sebenarnya, namun masalah meluas di dalam forum. Namun sebagian besar wali murid menyambut baik cara Kepala Sekolah men-transparansi masalah les-yang dikatakan diberikan kepada murid secara gratis, UAN, hingga masalah pemasukan dana yang disubsidi pemerintah kota Jambi (berhubung wali kota terpilih pernah menjanjikan pendidikan gratis bagi warga kota Jambi). Termasuk komplain  tentang PR pelajaran Kesenian seperti merajut dan membuat payet yang dianggap terlalu menyita waktu siswa di rumah.

So, wish you all the best, Dek! Belajar, rajin mengulang, dan jangan tinggalkan shalat fardhu-mu.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.