Kutunggu, embunmu basahi kering hati
Kurindu, semerbak muliamu mewangi
Kugapai, tak ingin kugenggam hampa di sini
Duhai Rabb, jangan biarkanku sendiri
Aku lapangkan hati,
Jauhku dari banyak hal yang kusukai
Namun, tidak ya Allah, untuk yang satu ini,
Mohon sisakan bagiku sejuk Ramadhan, di sanubari
Agar haus-gundahku, hapus dan pergi
Agar tak mati layu, kuntum iman yang Kau-Beri
Agar istiqamah, menjadi bagian diri
di Eidh el-fithri…
Pelukku, jangan pergi
Meski air mata dosaku tak henti-henti
Meski lalaiku, menggunung tinggi
Malah kadang, rasa tak sanggup kuhadapi
Beri kekuatanku untuk berdiri
Mencari dan menemukan cahaya yang Kau-Janji
Cahaya atas cahaya, Mulya tak tertandingi
Mohon Beri hamba yang fakir ini
Sandaran paling empuk tuk berteduh diri
Dari segala urusan duniawi yang menimbun diri,
hingga kelu lidahku, untuk evaluasi diri
Rabb, jangan pergi
Meski aku seperti ini
Terimalah perca amalku, yang terajut mini
Terimalah taubat kami
Allahumma Anta Rabbi, Laa ilaha illa Anta, Khalaqtani…
Wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika, wa wa’dika
Mastatha’… Rabbana laatuzigh qulubana, ba’da’idz hadaitana, wa hablana, minla dunka rahmatan
Innaka Antal wahab…
Amin, Allahumma, Amin…

Benang Silaturahim